📍 Jabodetabek, Bandung & Malang Chat WA
Tips Bangun

5 Hal yang Wajib Ada di Kontrak Sebelum Tukang Mulai Kerja

Foto belum diunggah
Ringkasan Cepat
  • Kontrak yang jelas mencegah mayoritas sengketa proyek.
  • Lima hal wajib: lingkup pekerjaan, RAB & spesifikasi, jadwal, termin pembayaran, garansi.
  • Hindari kesepakatan yang hanya "sama-sama percaya" lewat obrolan.

Proyek yang berakhir ribut hampir selalu punya satu kesamaan: kontrak yang seadanya atau cuma lisan. Kontrak bukan tanda tidak percaya — ia melindungi kedua pihak. Ini 5 hal yang wajib ada.

1. Lingkup pekerjaan yang detail

Apa saja yang dikerjakan dan apa yang tidak. Tanpa ini, muncul perdebatan "itu kan harusnya termasuk" di tengah jalan.

2. RAB & spesifikasi material

Rincian biaya per item plus merek/mutu material. Ini mencegah penurunan kualitas diam-diam.

KomponenKenapa Penting
Lingkup pekerjaanHindari "abu-abu" siapa kerjakan apa
RAB rinciTransparansi ke mana uang pergi
Spesifikasi materialCegah material diturunkan diam-diam
Jadwal & sanksiPatokan waktu yang mengikat

3. Jadwal pengerjaan

Tanggal mulai, perkiraan selesai, dan idealnya konsekuensi bila molor tanpa alasan jelas.

4. Termin pembayaran sesuai progres

Catatan Kapten

Waspadai permintaan DP terlalu besar di awal. Pembayaran bertahap sesuai progres (misal: 30% - 30% - 30% - 10% saat serah terima) melindungi kamu dan memotivasi pengerjaan tepat waktu.

5. Garansi & retensi

Masa garansi setelah serah terima untuk memperbaiki cacat yang muncul belakangan. Sisakan retensi (pembayaran terakhir) sampai garansi awal terlewati.

Kontrak yang baik membuat semua harapan jelas sejak awal — dan justru membuat hubungan dengan kontraktor lebih sehat. Kontraktor amanah tidak akan keberatan dengan kontrak yang rinci.

Ngobrol Dulu, Gratis

Mau proyek dengan kontrak yang jelas & aman?

Kapten selalu bekerja dengan kontrak transparan — lingkup, RAB, jadwal, dan garansi hitam di atas putih. Diskusi proyekmu via WA.

Konsultasi Proyek Gratis
Chat Kami