Material
Jenis Cat Berdasarkan Bahan 2026: Water-based vs Solvent & Kegunaannya

Ringkasan Cepat
- Water-based (akrilik) — untuk tembok, cepat kering, rendah bau. Solvent/minyak — untuk kayu & besi, lebih kuat & mengilap.
- Epoxy — sangat keras, untuk lantai garasi/pabrik. Duco — finishing halus untuk furnitur/kusen.
- Cocokkan jenis cat dengan permukaan & fungsi, bukan asal.
Memilih cat berdasarkan bahannya menentukan apakah hasilnya awet atau cepat rusak. Tiap bahan punya 'rumah'-nya sendiri. Ini panduan 2026.
Jenis cat & kegunaannya
| Jenis (bahan) | Karakter | Kegunaan |
|---|---|---|
| Water-based (akrilik) | Cepat kering, rendah bau, fleksibel | Tembok interior & eksterior |
| Solvent/minyak (alkyd) | Kuat, mengilap, tahan gesek | Kayu & besi |
| Epoxy | Sangat keras & tahan kimia | Lantai garasi, pabrik, KM |
| Duco | Halus menutup serat | Furnitur, kitchen set, kusen |
Catatan Kapten
Memakai cat tembok untuk besi (atau sebaliknya) membuat cat cepat mengelupas — tiap bahan menempel optimal di permukaan tertentu. Untuk tembok lihat rekomendasi cat tembok; untuk kayu/besi lihat cat kayu & besi.
Tips
- Cocokkan cat dengan permukaan (tembok/kayu/besi/lantai).
- Selalu pakai cat dasar yang sesuai sebelum cat warna.
- Area lembap butuh cat tahan air/jamur.
Mau hasil cat tepat & awet? Saat kami renovasi rumah, kami pakai jenis cat sesuai permukaan & fungsinya. Konsultasi & survei gratis via WhatsApp.
Ngobrol Dulu, Gratis
Mau hasil cat yang tepat & awet?
Kapten pakai jenis cat yang sesuai permukaan & fungsinya. Konsultasi gratis via WA.
Konsultasi Pengecatan